KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
69. Bonifasius V (619-625)
Bonifasius lahir di Napoli, Italia. Setelah pemilihannya sebagai paus oada 23 Desember 619, dia harus menunggu lebih dari satu tahun untuk penegasan takhtanya, karena terjadi pertempuran untuk merebut kekuasaan Italia. Dia meneruskan pengorganisasian Gereja di Inggris. Dalam masa kepausannya, pada tahun 622, sebuah peristiwa sangat penting terjadi yaitu hijrahnya Muhamad dari Mekah dan merupakan permulaan dari penyebaran syiariah Islam. Ini merupakan pemunculan pertama dari sebuah agama besar, Islam, yang mana dunia umum harus menerima factor-faktor penyebab dari kejadian ini.
Pada tahun 625 dia memberikan perhatian khusus kepada Gereja Anglo Saxon dan menganugerahkan wewenang keuskupan agung kepada takhta Canterbury, menurut rencana Paus Gregorius Agung seperti beberapa bukti suratnya, diantaranya adalah sebuah surat kepada Canterbury, Uskup Yustus dari Rochester, Ethelburga, dan RAtu dari Kent. “Liber Pontificalis” dan batu nisan menggambarkan dirinya sebagai “sangat penurut, ramah rendah hati, halus, bermurah hati, terdidik, suci, murni, hormat dan adil”. Dia menetapkan Gereja sebagai tempat perlindungan bagi setiap umat Kristiani. Paus ini wadat pada 25 Oktober 625.
|